
magisterhki.pasca.uin-suska.ac.id – Diskursus mengenai perilaku sosial dalam perspektif Al-Qur’an kembali diperkaya oleh penelitian terbaru dari civitas akademika Pascasarjana UIN Suska Riau. Khoirul Rozi, mahasiswa Program Magister (S2) Hukum Keluarga Islam (HKI) Konsentrasi Tafsir Hadits, telah sukses memaparkan tesisnya dalam ujian yang diselenggarakan di Ruang Ujian B2 Pascasarjana UIN Suska Riau pada Selasa, 14 Juli 2026.
Penelitian yang diangkat Khoirul Rozi berjudul “Interpretasi Mutraf dalam Konteks Kontemporer (Perspektif Wahbah Az-Zuhaili dalam Tafsir Al-Munir)”. Melalui tesis ini, ia melakukan pembacaan kritis terhadap gagasan Syaikh Wahbah Az-Zuhaili, seorang mufasir besar kontemporer, dalam memaknai terminologi mutraf—sebuah istilah dalam Al-Qur’an yang kerap dilekatkan pada kelompok elite yang hidup dalam kemewahan berlebihan dan cenderung abai terhadap nilai-nilai keadilan sosial.
Pendekatan penelitian yang digunakan Khoirul Rozi bukan sekadar membedah teks secara tekstual, melainkan upaya kontekstualisasi agar nilai-nilai dalam Tafsir Al-Munir mampu merespons realitas gaya hidup masyarakat modern saat ini. Ia berargumen bahwa kritik Al-Qur’an terhadap perilaku mutraf memiliki relevansi yang sangat kuat untuk memperbaiki tatanan sosial dan moralitas di era konsumerisme yang tinggi.
Keberhasilan dalam mempertahankan tesis ini merupakan hasil dari proses riset mendalam yang didampingi oleh dua pakar di bidangnya. Khoirul Rozi mendapatkan arahan langsung dari Dr. Agustiar, M.Ag. selaku pembimbing pertama dan Dr. Masyhuri Putra, Lc., MA sebagai pembimbing kedua. Bimbingan tersebut terbukti mampu mempertajam analisis Khoirul Rozi dalam memetakan pandangan Wahbah Az-Zuhaili secara sistematis dan komprehensif.